"Kini ku akui hatiku tak bisa milikki dirimu. Pernah ku paksakan, walau tak sejalan, meski ku tahu ku salah. Dan ku coba melupakanmu, karna ku tahu kau bukan milikku. Dan ku berhenti berharap akan cintamu yang dulu ada dihati, dan ku coba tuk bertahan walau berat, kini ku berhenti berharap". (Berhenti Berharap - Marcell)
Udah 2 minggu lebih mungkin gue nangis, pikiran kosong, gak mau makan, dan segala macemnya.
Bahkan sampe gue ngelakuin hal-hal yang... gak jauh beda sama bunuh diri.
Bagusnya dikit, gue gak mati.
Penyesalan emang datengnya selalu belakangan.
Gue nyesel gue pernah begini, gue nyesel gue bersikap begitu.
It's very very very very USELESS.
Banyak banget pelajaran yang bisa gue ambil saat ini.
Terutama tentang ikhlas.
Ikhlas, ilmu yang gak bisa dipelajarin.
Ikhlas itu ilmu yang beribu-ribu kali lipet lebih susah daripada pelajaran Fisika.
Ada saatnya, yang gue mau, gak bisa gue milikkin.
Ada saatnya, gue harus ngelepasin sesuatu yang seharusnya emang bukan punya gue lagi.
Jujur aja, mungkin gue masih belom ikhlas kalo ngeliat Aryl sama cewek lain.
Tapi seiring berjalannya waktu (ceilah), gue HARUS ikhlas.
HARUS mau nerima kenyataan, sepahit apapun itu.
Nggak akan ada TAMPARAN, nggak akan gue nyakitin siapapun nanti.
Yeah, I know you will be a star in somebody else's sky :'(
Cukuplah Aryl jadi orang terakhir yang gue sakitin.
No one else will be hurted.
Kalo ada yang ngeliat gue, gue lemes, gue gak sebringas biasanya, terus nanya "Na, lo knapa? Pasti gara-gara Aryl deh".
Nol besar, lo salah. Gue begini, gara-gara gue sendiri.
Dan tolong buat siapapun yang sampe sekarang mikir Aryl itu suka mainin cewek, stop thinking like that.
Aryl bukan cowok kayak gitu, dia udah berubah.
Dia bener-bener udah berubah, dan buat cewek yang katanya sih ngerasa pernah dinangisin sama Aryl.
Gue udah sms lo kan ya, Aryl emang gak pernah suka sama lo, itu aja.
Dan tolong lo gak usah ngomong ke orang buat iba sama lo, lo tau gak dampaknya?
Dampak buat Aryl kalo lo ngomong kayak gitu tuh pasti orang-orang mikirnya Aryl yang begini yang begitu.
Normal aja kok kalo lo temen sekelasnya terus lo sms-an sama dia, gak ada yang perlu lo besar-besarin.
Oke skip, itu masalah lama, semoga orangnya juga udah sadar diri ya. Amin.
Don't let someone become your everything, because when he is gone, you have nothing.Inilah kesalahan terbesar gue, gue selalu beranggapan 'Aryl is my everything'.
Tapi salah juga kalo gue mikir gue gak punya siapa-siapa, gue masih punya banyak orang yang peduli sama gue.
Bersyukur.
'buka mata, hati, telinga, sesungguhnya masih ada yang lebih penting dari sekedar kata cinta'.
Masih ada orang tua yang harus dibikin bangga sama prestasi gue.
It's my own fault, i should have ended this since two weeks ago, when you told me goodbye.It's my own fault for bringing it up to the surface, it's my own fault for not.. forget.And i'm not crying, i'm not, let pass it out with smile, you smile.Love is about letting go,And there's still many other ways for me to love you...At least through the eyes of the fly on the wall, i know you're doing fine out there...(commawithoutdot)Bye....


Everything is alright in the end. If it's not alright, then it's not the end.
Ya, it's not the end of the world.
Life keeps on turning even if I become a single girl.
Face the truth.
Even life gives me a hundreds reason to cry. Show life that I have a thousand reason to smile :)May just a fake smile, but it's better than the tears...
Makasih banyak Aryl yang selalu peduli, yang gak pernah berhenti ngasih perhatiannya, yang selalu ngingetin tapi gak pernah didengerin.
Aku sayang kamu, Aryl Sherdy Ratag.
I don't stop loving you, I just simply learn to live without you.Thanks Aryl,
You remind me that I am someone.